VERBS: Mempelajari tata bahasa Inggris dasar - Apa itu verb/kata kerja?

Apa itu verb/kata kerja?

Kata kerja adalah kata atau bagian dari ucapan yang mengungkapkan suatu tindakan, atau keadaan. Kata kerja umumnya ditemukan setelah subjek dalam kalimat. Ini menunjukkan tindakan apa yang dilakukan subjek atau dalam keadaan apa subjek itu berada.

  • Lisa sings beautifully. (tindakan)
  • Sarah won the lottery. (tindakan)
  • The children look disappointed. (keadaan)

Jenis Kata Kerja

1. Kata Kerja Finite dan Non-finite

Kata kerja Finite adalah jenis kata kerja yang sesuai dengan subjek dan menunjukkan waktu. Setiap kalimat memiliki kata kerja finite, sehingga disebut juga kata kerja utama.

  • Michelle is hopeful. (Dalam kalimat ini, “is” adalah kata kerja finite karena sesuai dengan subjek “Michelle” dan mengambil bentuk masa sekarang.)
  • They baked cookies. (Dalam kalimat ini, “baked” adalah kata kerja finite karena sesuai dengan subjek “They” dan mengambil bentuk masa lampau.)

Sebaliknya, kata kerja non-finite tidak mengikuti bentuk dan tidak sesuai dengan subjeknya. Kata kerja non-finite memiliki tiga jenis: gerund, infinitive, dan participle.

  • Gerund adalah kata kerja yang diakhiri dengan -ing dan berfungsi sebagai kata benda.
    • Contoh: Cindy enjoys travelling in the Philippines. (Dalam kalimat ini, “enjoys” adalah kata kerja finite sedangkan “travelling” adalah kata kerja non-finite.)
  • Infinitif adalah kata kerja dalam bentuk dasarnya. Biasanya dimulai dengan “to”
    • Contoh: Suzy wants to eat sushi. (Dalam kalimat ini, “wants” adalah kata kerja terbatas sedangkan “to eat” adalah kata kerja tidak terbatas.)
  • Participle adalah kata kerja yang mengikuti bentuk present participle (diakhiri dengan -ing) dan past participle (biasanya diakhiri dengan -ed). Ini berfungsi sebagai kata sifat atau kata keterangan.
    • Contoh: The broken vase still looks beautiful. (Dalam kalimat ini, “broken” adalah kata sifat partisipial.)
    • Contoh: Working overtime for two days, Mark felt ill. (Dalam kalimat ini, “working overtime for two days ” menandakan kata keterangan partisipatif di mana “working” adalah kata kerja non-finite.)

2. Kata Kerja Aksi

Kata kerja aksi memberi tahu kita apa yang dilakukan atau dijalankan subjek dalam kalimat. Ini dapat diklasifikasikan sebagai kata kerja transitif atau intransitif.

Kata kerja transitif adalah kata kerja yang membutuhkan objek untuk menerima tindakan. Untuk memeriksa apakah benda itu dibutuhkan, menjawab pertanyaan “Apa” dapat membantu.

  • The manager discussed the new rules in the department. (“Apa yang didiskusikan oleh manajer?” – Ini menunjukkan bahwa suatu objek diperlukan untuk kata kerja ” discussed “. Jadi, kata benda ” rules ” adalah objeknya.)

Kata kerja intransitif adalah kata kerja yang tidak membutuhkan objek untuk melengkapi kalimat.

  • Belinda waited patiently. (Kata kerja “waited” melengkapi kalimat dan tidak membutuhkan objek apa pun untuk menerima tindakan. Tindakan dapat diselesaikan oleh subjek itu sendiri.)

3. Kata Kerja Penghubung

Seperti namanya, kata kerja penghubung adalah kata kerja yang berfungsi sebagai penghubung antara subjek dan informasi tambahan tentangnya. Kata kerja penghubung tidak menggambarkan suatu tindakan.

  • Kata kerja seperti am, is, are, was, were, dll. Adalah kata kerja penghubung.
    • Contoh: Jay is friendly. (Jay = friendly)
  • Kata kerja indera (misalnya look, seem, feel, smell, appear) dan kata kerja aksi lainnya dapat bertindak sebagai kata kerja penghubung.

    • Contoh: The garden remained gorgeous even after the storm. (garden = gorgeous)
    • Example: She feels tired. (She = tired)

4. Kata Kerja Pembantu

Kata kerja bantu adalah kata kerja yang digabungkan dengan kata kerja utama. Ini biasanya membantu menunjukkan masa, waktu, dan kemungkinan. Jadi, itulah mengapa disebut kata kerja pembantu. Kata kerja ini termasuk kata kerja be, have dan do.

TIP: Jangan bingung dengan kata kerja be yang digunakan sebagai kata kerja penghubung dan kata kerja pembantu. Kata kerja Be yang digunakan sebagai kata kerja penghubung bertindak sebagai kata kerja utama dalam kalimat. Kata kerja Be yang digunakan sebagai kata kerja pembantu muncul bersama dengan kata kerja utama.

Contoh:

  • They are watching a movie. (“Are” adalah kata kerja bantu dari kata kerja utama “watching”.)
  • She has eaten breakfast. (“Has” adalah kata kerja bantu dari kata kerja utama “eaten”.)
  • Don’t travel without your passport. (“Don’t” adalah kata kerja bantu dari kata kerja utama “travel”.)

5. Kata Kerja Modal

Kata kerja modal adalah kata kerja pembantu yang menambahkan arti ke kata kerja utama. Kata kerja ini sering mengungkapkan kewajiban, kemampuan, nasihat, kebutuhan, permintaan, izin, atau kemungkinan. Termasuk dalam daftar ini adalah can, could, may, might, will, would, shall, should, dan must.

  • Terrence can swim very well. (kemampuan)
  • I might take a vacation in Sri Lanka after the pandemic. (kemungkinan)
  • You should see a doctor if you don’t feel well. (nasihat)

Bentuk kata kerja

Kata kerja diklasifikasikan menurut bentuknya. Kita mengidentifikasinya sebagai kata kerja beraturan dan tidak beraturan. Kata kerja ini dibentuk berdasarkan past tense dan past participle.

Kata Kerja Beraturan

Sebagian besar kata kerja mengikuti bentuk beraturan. Kita menambahkan -d or -ed di akhir kata kerja saat membentuk past tense dan past participle.

Contoh:

Bentuk Dasar

PastPast Participle
askaskedasked
believebelievedbelieved
callcalledcalled
英文動詞

Kata Kerja Tidak Beraturan

Kata kerja tidak beraturan disebut sebagaimana adanya karena tidak mengikuti aturan atau pola tertentu. Beberapa mungkin membawa perubahan dalam ejaan mereka sementara beberapa tidak berubah sama sekali.

Contoh:

Bentuk DasarPastPast Participle
bearboreborn
cut (Contoh lain: set, hurt, quit; tidak ada perubahan ejaan)cutcut
gowentgone
singsangsung
taketooktaken

Masa dan Aspek dalam Kata Kerja

Masa dari suatu kata kerja ditentukan oleh waktu terjadinya tindakan. Kata kerja memiliki tiga bentuk masa utama yaitu lampau, sekarang, dan masa depan. Masa ini selanjutnya ditentukan oleh aspek kata kerja. Aspek kata kerja menentukan apakah tindakan dalam kalimat menunjukkan pernyataan belaka atau perkembangan tindakan.

Aspek Sederhana

Ini menunjukkan fakta atau situasi yang ada.

  • Jonah studied last night. (Masa lampau sederhana)
  • Jonah studies every night.(Masa sekarang sederhana)
  • Jonah will study tomorrow. (Masa depan sederhana)

Aspek Progresif

Disebut juga bentuk kalimat kontinu, aspek ini mengekspresikan tindakan yang berkelanjutan.

  • Peter was cleaning when they arrived. (Masa lampau progresif)
  • Peter is cleaning now. (Masa sekarang progresif)
  • Peter will be cleaning when they arrive.

    (Masa depan progresif)

Aspek Sempurna

Aspek ini mengungkapkan bahwa satu tindakan sudah disempurnakan atau diselesaikan sebelum tindakan lain terjadi. Ini juga menunjukkan bahwa tindakan dimulai pada waktu yang tidak ditentukan di masa lalu.

  • She had eaten dinner before he called. (Masa lampau sempurna)
  • She has already eaten dinner. (Masa sekarang sempurna)
  • She will have eaten dinner before he calls. (Masa depan sempurna)

Aspek Progresif Sempurna

Aspek ini menekankan berapa lama (durasi) tindakan berkelanjutan diselesaikan. Kita biasanya menggunakan “for” atau “since”.

  • I had been walking for two hours before I arrived. (Masa lampau progresif sempurna)
  • I have been walking since this afternoon. (Masa sekarang progresif sempurna)
  • I will have been walking for an hour by the time I get there. (Masa depan progresif sempurna)

Poin-Poin Utama

Sekarang setelah Anda mempelajari dasar-dasar kata kerja, mari kita bahas poin-poin utama berikut:

  • Kata kerja adalah bagian dari ucapan yang mengekspresikan tindakan atau keadaan.
  • Kata kerja finite adalah jenis kata kerja yang sesuai dengan subjek dan menunjukkan waktu. Sebaliknya, kata kerja non-finite tidak mengikuti bentuk dan tidak sesuai dengan subjeknya. Gerunds, infinitives, dan participle adalah kata kerja non-finite.
  • Kata kerja aksi, yang menunjukkan tindakan subjek, bisa transitif atau intransitif. Kata kerja transitif membutuhkan objek untuk menerima tindakan, sedangkan kata kerja intransitif tidak memerlukan objek apa pun.
  • Kata kerja penghubung menautkan atau menghubungkan subjek ke bagian informasi lain tentangnya dalam kalimat. Sebaliknya, kata kerja pembantu, membantu kata kerja utama.
  • Kata kerja modal adalah kata kerja bantu yang menambahkan arti ke kata kerja utama.
  • Kata kerja reguler membentuk masa past dan past participle dengan menambahkan -d atau -ed di akhir. Sebaliknya, kata kerja tidak beraturan tidak mengikuti aturan atau pola tertentu.
  • Kata kerja memiliki tiga bentuk utama: lampau, sekarang, dan masa depan. Ini selanjutnya dipecah menurut aspek kata kerja seperti sederhana, progresif, sempurna, dan progresif sempurna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Scroll to Top

Online Campus

price List