QQEnglish ESL school

The Order of Adjectives in English Grammar

Peraturan Kata Sifat

Menempatkan delapan kata sifat dalam urutan yang benar demi mendapatkan kalimat yang sempurna adalah tugas yang membingungkan dalam mempelajari tata bahasa Inggris. Menariknya, bahkan penutur asli bahasa Inggris tidak tahu bahwa ada aturan mengikat yang harus diikuti saat melakukannya. Dari 10 penutur asli bahasa Inggris, hanya ada setidaknya satu yang mengetahui aturan tersebut.
Tetapi ada beberapa aturan dalam tata bahasa Inggris yang tanpa mereka sadar, mereka tahu seperti apa, meskipun mereka menggunakannya setiap hari. Ketika seseorang menunjukkannya, itu seperti kejutan kecil yang ajaib.
Pertanyaan yang umum ada di benak orang: Haruskah kita mempelajari urutan kata sifat yang benar?
Tentunya, sebagai pelajar bahasa Inggris, ini mungkin berguna di masa depan. Jika Anda seorang guru, Anda harus mengerti karena aturan tata bahasa ini selalu membuat siswa bingung. Mempelajari cara menyusun urutan kata sifat dengan benar dalam kalimat juga akan berguna, terutama saat Anda menemukan beberapa kata sifat dalam kalimat.
Misalnya, wartawan BBC Matthew Anderson melalui twitter menunjukkan “aturan” tentang urutan kata sifat yang benar sebelum kata benda. Dilihat dari jumlah retweet — lebih dari 75.500 pada hitungan terakhir — ini sangat mengejutkan banyak orang, yang mengira mereka tahu semua tentang bahasa Inggris.

Akronim O-S-A-S-C-O-M-P

That quote comes from a book called The Elements of Eloquence: How to Turn the Perfect English Phrase. Adjectives, writes the author, professional grammar Nazi Mark Forsyth, “absolutely have to be in this order: Opinion-size-age-shape-colour-origin-material-purpose Noun. So you can have a lovely little old rectangular green French silver whittling knife. But if you mess with that order in the slightest, you’ll sound like a maniac.”

Failing to arrange the adjectives in the above phrase, as Forsyth notes, feel inexplicably wrong (a rectangular silver French old little lovely whittling green knife…), though nobody can say why. It’s almost like a secret knowledge we all share.

At QQEnglish, where we teach ESL learners very important grammar rules, learning the order of adjectives is done in such meticulous detail. Grammatically, we use a book published by Cambridge University Press to simplify the rule to our English language learners.

The Order of Adjectives

Untuk mempermudah mengingat aturan urutan kata sifat, kita bisa menggunakan akronim O-S-A-S-C-O-M-P.

O-pinion
S-size
A-age
S- shape
C-color
O- origin
M- material
P- purpose

Opinion (Opini)

Pertama, urutan kata berawal dari kata sifat yang menunjukkan opini terhadap sesuatu. Kata-kata ini hanya menjelaskan apa yang kita rasakan dan katakan tentang kata benda tertentu.

Kata sifat seperti “delicious/enak”, “beautiful/cantik”, “energetic/energik”, “lazy/malas”, dan “sad/sedih” adalah contoh kata opini.

Contohnya:

She baked DELICIOUS small cupcakes for her birthday

Kata “delicious/enak” dan “small/kecil” adalah kata sifat yang bekerja sebagai kelompok dalam kalimat untuk membangun makna satu sama lain bukan bertindak sebagai deskripsi individu dari kata benda “cupcakes/kue mangkuk”.

Size (Ukuran)

Kedua, urutan kata sifat berikutnya adalah ukuran. Ini adalah kata sifat yang mendeskripsikan ukuran seperti “large/besar”, “huge/besar” dan “small/kecil”.
Dalam contoh di atas, kita menggunakan kata sifat “small/kecil” untuk mendeskripsikan ukuran kue mangkuk tersebut.
Contohnya:
She baked delicious SMALL cupcakes for her birthday.

Shape (Bentuk)

Dalam urutan kata sifat, setelah Size harus berupa kata deskriptif untuk Usia. Beberapa contoh kata sifat usia adalah “young/muda”, “old/tua”, “ancient/kuno”, “2-year-old/berumur 2 tahun”, dan lainnya.
Sangat penting untuk dicatat bahwa dalam bahasa Inggris; adalah mungkin, tetapi tidak umum, untuk sebuah kata benda digambarkan oleh lebih dari tiga kata sifat dalam pidato atau tulisan. Selain itu, tidak semua penutur asli atau ahli bahasa Inggris mengesampingkan Usia demi Opini.
Kini Anda faham, coba lihat contoh berikut:
The big old ugly pick-up truck puttered along the road.
Begitulah cara saya — dan beberapa penutur bahasa Inggris Amerika — akan mengatakannya. Perhatikan bahwa saya meletakkan kata “old/tua” sebelum pendapat “ugly/jelek”.
Tapi, berdasarkan tatanan tradisional, akan seperti ini hasilnya:
The rusty big OLD delivery truck has been stationary along the road for years now.

Shape (Bentuk)

Setelah Umur, berikutnya adalah Bentuk. Beberapa contoh kata untuk mendeskripsikan kata sifat bentuk adalah “round/bundar”, “long/panjang”, “short/pendek”, dan lainnya.
Contohnya:
The rusty big old WIDE delivery truck has been stationary along the road for years now.
Percayakah Anda bahwa kita punya 5 kata sifat dalam contoh kalimat diatas?

Color (Warna)

Dalam urutan kata sifat, Warna ada dalam urutan berikutnya setelah Bentuk. Biasanya kita menggunakan kata sifat Warna untuk mendeskripsikan benda dan hewan.
The rusty big old wide GREY delivery truck has been stationary along the road for years now.
Sudah banyak kata sifat di dalam satu kalimat bukan? Tenang, masih ada lagi!

Origin (Asal Usul)

Lanjut lagi, mari sekarang kita membahas ASAL USUL, ETNIS, dan KEPERCAYAAN. Kata seperti Filipino/Orang Filipina, Japanese/Orang Jepang, atau Christian/Orang Kristen masuk dalam kategori ini.
Namun, daripada meletakkan beberapa kata sifat sebelum satu kata benda, mari kita simak apa yang mungkin dikatakan orang sungguhan:
They discovered a decorative century-old brown CHINESE vase in their backyard.

Material (Bahan Dasar)

Oke, di samping Asal Usul ada kata sifat yang mendeskripsikan Bahan Dasar. Kata sifat Bahan Dasar biasanya adalah kata benda yang berfungsi sebagai kata sifat saat digunakan untuk mendeskripsikan kata benda lain – seperti metal/logam, paper/kertas, dan silk/sutra.
Mempertimbangkan kalimat di atas, kita dapat mengatakan:
They discovered a decorative century-old brown Chinese PORCELAIN vase in their backyard.
Seperti yang Anda lihat, kita memiliki lima kata sifat dalam satu kalimat. Ini mungkin terdengar kurang menarik, tetapi secara teknis, kalimat tersebut benar dan masuk akal.

Purpose (Peruntukan)

Terakhir, kita memiliki kata-kata yang menjelaskan Peruntukan di tempat terakhir dalam urutan kata sifat. Ini adalah kata sifat yang digunakan untuk menggambarkan sesuatu secara spesifik kegunaannya apa. Selain itu, kata sifat semacam ini biasanya menjawab pertanyaan “Untuk apa benda itu digunakan?”
Beberapa kata yang digunakan untuk mendeskripsikan Peruntukan antara lain cooking/untuk memasak, gardening/untuk berkebun, shopping/untuk belanja, dan lain-lain.
Untuk kata sifat Peruntukan, kita biasanya menggunakan kata benda sebagai kata sifat. “Shopping/belanja” adalah sebuah gerund – sejenis kata benda yang diakhiri dengan –ing.
Sebagai contoh, kita berkata:
My friend bought a beautiful new red SHOPPING bag yesterday at the mall.

Mempelajari peraturan urutan kata sifat mungkin tampak menantang, tetapi sejujurnya, tidak terlalu sulit. Terkadang, terutama ketika kita melihat begitu banyak kata, kita selalu menganggap kita tidak dapat melakukannya, meskipun kita belum mengambil kesempatan untuk memecahkan misterinya.
Tetapi sekarang setelah Anda mengetahui aturan dalam urutan kata sifat, kami yakin ini akan sangat mudah bagi Anda! Lain kali, saat Anda menemukan beberapa kata sifat dalam satu kalimat, Anda hanya perlu menerapkan aturan tersebut. Dan itu datang dengan akronim O-S-A-S-C-O-M-P.

Scroll to Top