Sorry dan Apologize: Apa perbedaannya?

Sorry dan Apologize adalah dua kata yang sering kita dengar setelah seseorang melakukan kesalahan pada kita. Banyak yang akan berpendapat bahwa ungkapan-ungkapan ini sama namun, kedua ungkapan ini memiliki perbedaan halus seperti Review dan Revise.

Apology artinya secara resmi mengakui kesalahan. Mungkin sepenuh hati atau mungkin tidak – maksudnya, seseorang mungkin meminta maaf tanpa merasa menyesal.

Di sisi lain, mengatakan “I am sorry” biasanya dilihat sebagai pengakuan penyesalan yang lebih benar. Itu yang kita sebut sebagai “permintaan maaf yang tulus”.

Jika seseorang mengatakan dia menyesal tetapi tidak merasakan penyesalan apapun, maka dia dikatakan berbohong.

Secara eksplisit, kita menggunakan kata “I’m sorry” untuk mengungkapkan simpati. Misalnya, ” I’m sorry for your loss ” dapat digunakan untuk menyampaikan simpati setelah kematian seseorang. Tidak ada penggunaan seperti itu untuk “I apologize.” Apologize hanya untuk mengakui kesalahan.

Secara tata bahasa, kata-kata ini lebih dari sekadar digunakan untuk meredakan ketegangan yang disebabkan oleh perbuatan salah.

Pada artikel ini, kita akan menggali lebih dalam dan memahami kapan dan bagaimana menggunakan kata-kata ini dengan benar.

Apakah Anda siap? Saya yakin Anda sudah siap, mari kita mulai.

Kapan harus mengatakan "I am sorry"

Seperti disebutkan di atas, kita menggunakan “I am sorry” untuk mengungkapkan penyesalan atas sebuah tindakan. Selain itu, kita juga menggunakan I am sorry jika Anda ingin menyampaikan simpati kepada seseorang yang telah mengalami kehilangan atau kesusahan.

Dibandingkan dengan Apologize, Sorry sedikit kurang formal. Saat kita berkata Sorry, kedengarannya lebih emosional dan empati. Bergantung pada orang yang mengatakannya dan bagaimana penerima menafsirkannya, mengatakan “I am sorry” dapat terdengar dan dianggap sarkatis. Selain itu, I’m Sorry juga bisa terdengar tidak tulus, terutama jika orang yang mengatakannya tidak sepenuhnya mengakui kesalahannya.

1. I am sorry to hear about your father’s tragic death. He was a remarkable man.

2. I am sorry that I disappointed you when I said I wouldn’t join the trip you organized.

3. I am sorry that I ruin your plans today.

4. I cannot tell you how sorry I am to hear that you lost your pet.

Kapan harus mengatakan "I Apologize"

Kita mengatakan “I Apologize” untuk secara resmi mengakui bahwa kita melakukan sesuatu yang salah, apakah kita merasa “menyesal” tentang hal itu. Jadi, meskipun Anda mungkin secara resmi mengakui bahwa apa yang Anda lakukan itu salah, Anda mungkin tidak merasa menyesal atas tindakan Anda.

Seringkali, kita menggunakan kata Sorry dan Apologize secara bergantian karena menurut kita keduanya sama. Tapi tidak seperti Sorry, kita mengucapkan kata tersebut ketika kita merasa menyesal atau bertanggung jawab atas kesalahan kita. Dan saat kita mengatakan I Apologize, kedengarannya lebih formal daripada mengatakan I’m Sorry.

Mari kita pertimbangkan bagaimana kalimat berikut terdengar.

1. I apologize for ruining your plans today.

2. I apologize for disappointing you when I said I wouldn’t join the trip you organized

Berikut adalah contoh lainnya:

3. I apologize if I made you feel uncomfortable on our first date.

4. If you think I was being rude, I apologize.

Garis bawah

Sorry and Apologize adalah dua kata yang memiliki arti serupa, dan sering digunakan secara bergantian. Namun, terlepas dari kemiripannya, kedua ekspresi tersebut juga memiliki konotasinya masing-masing.

Tetapi secara umum, I am sorry berkonotasi dengan perasaan menyesal, sedangkan Apologize tidak.

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on vk
Share on pinterest
{{ reviewsTotal }} Review
{{ reviewsTotal }} Reviews
{{ options.labels.newReviewButton }}
{{ userData.canReview.message }}
Scroll to Top